Warga Kelurahan Angin Nauli Terdampak Banjir Rusak Sedang Minta Penjelasan Soal Tidak Mendapat JADUP

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 34;

Wartanusantara||SIBOLGA – Masyarakat Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara yang rumahnya terkena banjir lumpur hingga penuh meminta klarifikasi terkait tidak diterimanya bantuan Jaminan Darurat Unggulan Perumahan (JADUP). Sebagai wartawan yang mendampingi, saya menyaksikan langsung rapat antara warga dengan pihak kelurahan di kantor Lurah Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara,”Jumat,27/03/2026.

Dalam rapat tersebut, salah satu warga mengungkapkan kekhawatiran dan kebingungan dengan mengutarakan, “Kenapa kami tidak dapat JADUP? Ada apa ini? Rumah kami sebelah kanan terdampak banjir dan bisa dikategorikan rusak sedang, kenapa nama nama kami tidak ada terdaftar JADUP.” Ucap warga.

Menanggapi keluhan warga, Sekretaris Lurah (Seklur) dan Lurah Angin Nauli menjelaskan bahwa pemberian JADUP berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Walikota Sibolga yang mencantumkan 113 nama penerima manfaat. “Itu SK dari Walikota Sibolga yang 113 itulah yang kita keluarkan yang mendapatkan JADUP,” ujar mereka.

Ketika warga menyampaikan kondisi kerusakan rumah yang dialami, pihak lurah menyampaikan, “Kalau ada rejeki disitu lah kalian mendapat.” Ungkapan ini justru membuat warga semakin bingung dan bertanya kepada siapa lagi mereka bisa mengadu.Ucap warga.

Menanggapi kebingungan warga, Lurah menyatakan komitmennya. “Saya lurah baru yang menggantikan lurah yang lama, jadi sama saya lah terlibat masalah pendataan ini. Namun saya sebagai lurah baru akan memperjuangkan hak warga yang tidak mendapatkan JADUP,” janjinya.

Sampai saat ini, warga masih menunggu tindak lanjut dari pihak kelurahan terkait upaya memperjuangkan bantuan yang mereka butuhkan setelah terdampak bencana banjir bandang dan lumpur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *