Wartanusantara||TAPTENG – Semangat kepedulian dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat kembali dibuktikan. Bertempat di Lingkungan IV Kampung Baru, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Personil Polsek Sibabangun yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, Iptu Totok C Wahono, SH., MH., melaksanakan kegiatan revitalisasi dan perbaikan Jembatan Rambing — akses vital penghubung warga yang sudah berusia 15 tahun dan sempat rusak parah pasca bencana alam.”Selasa,12/05/2026.
Kegiatan bhakti masyarakat ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dihadiri oleh sejumlah pejabat utama di jajaran Polsek Sibabangun, antara lain Ps. Kanit Provos Aiptu Amri Naibaho, Ps. Kanit Reskrim Aipda Andestar Hasibuan, SH., Ps. Kanit Intelkam Aipda Sapta Sunjaya, beserta seluruh personil dan warga masyarakat setempat. Langkah ini dilaksanakan sebagai wujud nyata pengamalan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara RI, serta mengacu pada Perkapolri No. 8 Tahun 2021, untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga, khususnya pasca terjadinya bencana alam di wilayah Tapanuli Tengah.
Jembatan Rambing yang memiliki panjang 24 meter dan lebar 2 meter ini merupakan urat nadi utama warga Lingkungan IV Kampung Baru. Selama 15 tahun berdiri, jembatan ini belum pernah mengalami perbaikan atau renovasi menyeluruh, sehingga kondisinya semakin memprihatinkan, banyak papan lantai yang rapuh, tiang penyangga berkarat, dan sling pengaman mulai lemah — diperparah lagi dampak bencana alam yang melanda akhir tahun lalu. Padahal, jembatan ini menjadi jalur utama warga untuk kegiatan ekonomi, mengangkut hasil bumi, akses pendidikan anak-anak sekolah, hingga aktivitas keseharian lainnya.
Dalam kegiatan revitalisasi ini, personil Polri bahu-membahu bergotong royong bersama warga melakukan perbaikan menyeluruh. Adapun pekerjaan utama yang dilaksanakan meliputi: penggantian seluruh balok dan papan lantai jembatan yang telah rusak dengan material baru, pembersihan menyeluruh serta pengecatan ulang tiang pondasi, sling pengaman, dan besi pengikat agar lebih awet dan tahan cuaca, serta penggantian bagian-bagian besi struktur yang sudah tidak layak pakai demi penguatan konstruksi.
Adapun bahan material yang digunakan dalam pekerjaan ini antara lain: 80 lembar balok dan papan berkualitas, 10 kaleng cat pelindung, serta 10 batang besi struktur untuk penguatan. Semua pekerjaan dilakukan secara teliti dan cermat demi menjamin kenyamanan dan keselamatan warga saat melintas.
Kapolsek Sibabangun, Iptu Totok C Wahono, SH., MH., dalam keterangannya di lokasi menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk komitmen Polri untuk hadir dan menjadi solusi atas kesulitan masyarakat. “Kami hadir di sini bukan hanya untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan, tapi juga untuk memelihara ketenteraman serta membantu meringankan beban masyarakat, apalagi pasca bencana seperti ini. Jembatan ini sangat vital bagi ekonomi dan pendidikan warga, sudah 15 tahun belum diperbaiki, maka kami bergerak cepat bersama warga agar akses ini kembali aman dan nyaman digunakan,” ujar Kapolsek.
Antusiasme dan rasa syukur mendalam pun tercurah dari seluruh warga Lingkungan IV Kampung Baru. Mereka sangat berterima kasih atas kepedulian dan kerja keras jajaran Polsek Sibabangun yang turun langsung bekerja mengangkat beban mereka. “Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolsek dan seluruh personil yang sudah peduli dan membantu kami memperbaiki jembatan ini. Kami sudah lama menunggu perbaikan ini, dan ternyata Polri hadir lebih dulu membantu kami. Ini bukti nyata Polri dekat dengan rakyat,” ujar salah satu perwakilan warga dengan mata berbinar bahagia.
Kegiatan revitalisasi Jembatan Rambing ini juga mendapat apresiasi tinggi dari Kapolres Tapanuli Tengah, Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., yang menekankan bahwa kegiatan seperti ini harus terus digalakkan demi menjaga sinergitas antara Polri dan masyarakat. “Langkah Polsek Sibabangun ini sangat tepat dan luar biasa. Kepedulian pada infrastruktur warga pasca bencana adalah bukti pelayanan prima. Semangat gotong royong ini adalah kekuatan kita bersama untuk memulihkan wilayah dan mendukung visi Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Naik Kelas, yang maju, peduli, dan sejahtera untuk semua,” tegas Kapolres.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan revitalisasi Jembatan Rambing masih berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan setelah selesai, jembatan ini kembali kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan warga secara maksimal untuk menunjang segala aktivitas kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan pendidikan, menjadikan wilayah Sibabangun semakin maju dan produktif.












