Percut Sei Tuan, Wartanusantara.co.id
Penomena alam berupa banjir bandang disertai tanah longsor yang terjadi beberapa hari lalu di daerah Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal dan daerah lainnya ternyata tidak hanya didaerah tersebut saja tetapi melanda dikabupaten lain di propinsi Sumatera Utara salah satunya dikabupaten Deli Serdang sebagaimana juga dinfokan oleh beberapa orang masyarakat di YouTube maupun di media sosial lainnya di beberapa desa di kabupaten Deli Serdang salah satu desa yang juga terdampak banjir adalah desa Bandar Khalipah kecamatan Percut Sei Tuan yaitu dikomplek perumahan “Setiajadi” jalan Benteng Hilir dusun XVI begitu juga dengan perumahan warga di dusun lainnya namun keberadaan perumahan Setiajadi tersebut cukup dekat dengan tanggul sungai Percut,l. Tanggul ini juga menjadi jalan alternatif bagi masyarakat yang melintas dari desa Bandar Setia,Bandar Khalipah menuju desa Medan Estate, kecamatan Percut Sei Tuan maupun ke jalan Letda Sujono kecamatan Medan Tembung kota madya Medan.
Kondisi meluapnya air sungai Percut ini terjadi hari kamis,27/11 sekira pukul 13,00 wib siang hari air berada dijalan dalam komplek setinggi 60-80 cm, namun sebelumnya diwaktu subuh sekitar pukul 5.00 wib air saluran pembuangan dari perumahan Setiajadi tidak dapat mengalir ke sungai karena permukaan air sungai naik sehingga menghambat aliran air limbah dari komplek tersebut dimana permukaan air sungai naik menyebabkan air saluran tersebut melimpas ke jalan dikomplek Setiajadi.
Pada kamis 27 /11 subuh ketinggian udara sekitar 25-40 cm dari permukaan jalan dan siangnya debit air sungai Percut atau intensitas air sungai tersebut naik sehingga luapan air sungai merambah dikomplek tersebut siang hingga malamnya kondisi ini membuat beberapa warga kalang kabut dan berusaha menyelamatkan barang-barangnya agar tidak terkena banjir bahkan ada yang mengungsi ke rumah orang tua maupun keluarganya di tempat yang lebih aman dari banjir.
Diperoleh informasi hari (Jum:28/11) hingga Sabtu 28/11 kondisi banjir di organisasi warga sudah mulai tampak menyusut.
Kawasan terdampak banjir adalah perumahan warga maupun komplek perumahan setempat lainnya yang berdekatan dengan sungai di gang Murai dusun 3 dan 4 juga jalan M.Yakup Lubis desa Bandar Khalipah,dan kendaraan roda dua maupun empat tidak dapat melewati jalan dikawasan tersebut karena debit banjir yang cukup tinggi dan dijalan Benteng Hilir beberapa orang memasang palang dari kayu sebagai tanda larangan jalan benteng karena kondisi jalan tersebut cukup dekat dalam airnya yang dapat membahayakan kendaraan roda dua dan empat bahkan ada beberapa mobil yang terhenti di tempat itu.
Beberapa warga ada yang mengungsi ke tempat yang lebih aman bahkan ada yang meninggalkan desa tersebut ke tempat rumah orang tua atau saudaranya.
Pohon tumbang di Titi Sewa
Pohon tumbang di jalan hambat arus lalu lintas, kamis 27/11
ratusan kendaraan yang terdiri dari mobil,truk,sepeda motor dan kendaraan lainnya terhambat dijalan dikarenakan pohon tumbang dekat Titi sewa,desa Tembung kecamatan Percut Sei Tuan, kabupaten Deli Serdang.
Kendaraan dari arah Letda Sujono menuju Tembung terpaksa menunggu proses evakuasi pohon yang tumbang dengan menggunakan alat berat (mobil derek-Red) serta penebangannya sekitar lebih kurang satu jam.
(aw)












