Mahasiswa Mendesak Penegak Hukum Tindak Tegas Terhadap Pelaku Penganiyaan Terhadap Ketua BP FORMI

Mahasiswa Bergerak menuntut keadilan

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut sebagai bentuk protes keras atas lambannya penegakan hukum dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap A, Ketua Umum BP FORMI sekaligus pimpinan media lokal dan pengurus organisasi wartawan di Sumatera Utara.

Dalam aksinya, massa secara terbuka mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan agar segera bertindak profesional dan tidak tebang pilih dalam menangani laporan penganiayaan yang telah resmi dilaporkan sejak awal Januari 2026. Mahasiswa menilai, hingga saat ini proses hukum terkesan jalan di tempat dan mencederai rasa keadilan publik.
Sorotan utama massa tertuju pada Laporan Polisi Nomor: LP/B/22/I/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumut, yang disebut telah dilakukan gelar perkara. Namun ironisnya, tiga terduga pelaku berinisial S, Y, dan A masih bebas berkeliaran tanpa status hukum yang jelas, seolah kebal dari proses penegakan hukum.
Ketua Pemuda Aksi Nusantara Penegak Keadilan (PANPEKA) secara tegas meminta aparat penegak hukum agar tidak ragu dan tidak tebang pilih dalam menindak setiap pelanggaran hukum. Ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap kasus kekerasan dan pelanggaran hukum hanya akan mencederai rasa keadilan masyarakat serta merusak marwah institusi penegak hukum.
Menurutnya, hukum harus ditegakkan secara adil, cepat, dan transparan, tanpa melihat latar belakang, jabatan, maupun relasi kekuasaan pihak-pihak yang terlibat. PANPEKA menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga ada tindakan nyata dan sanksi tegas terhadap para pelaku sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *